Pengaruh Penambahan Ekstrak Kulit Bawang Merah (Allium cepa L. var agregatum) terhadap Ketengikan Minyak Kelapa

Penulis

  • Maria Kapoh Universitas Prisma
  • Christine Phaskalyena Lomo Universitas Prisma
  • Yuannita Aida Universitas Prisma

Abstrak

Kulit bawang merah (Allium cepa L. var agregatum) merupakan salah satu limbah rumah tangga yang dianggap oleh masyarakat tidak memiliki fungsi dan manfaat sehingga jarang diolah dan dimanfaatkan. Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya, kulit bawang merah mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi sebagai antioksidan. Antioksidan sendiri merupakan senyawa yang dapat menghambat ketengikan (Rancidity) yang biasanya ditemukan pada minyak kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk menget  ahui konsentrasi penambahan kulit bawang merah yang tepat terhadap minyak kelapa yang mampu menghambat ketengikan (Rancidity). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental. Kulit bawang merah diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan perendaman 6 hari dalam suhu ruangan. Ekstrak yang dihasilkan dicampurkan dengan minyak kelapa hasil olahan tradisional kemudian di panaskan dan disimpan selama 6 hari dan di Analisa. Analisa asam lemak bebas menggunakan metode titrasi asam basa dan diperoleh hasil pada sampel sebesar   0,376% - 0,847%, sedangkan pada hasil analisa kadar air sampel yang diperoleh sebesar 0,620% - 1,738% dan pada uji organoleptik diperoleh nilai rata-rata antara 1,916 – 3,583.

Unduhan

Diterbitkan

2024-05-30

Terbitan

Bagian

Articles